Senin, 30 September 2013

Dibanding Pria, Mengapa Lebih Banyak Wanita Bisa Hidup Hingga Seabad?

Sebuah studi mengungkap
orang-orang yang panjang umur
sehingga bisa hidup sampai seabad
alias seratus tahun didominasi oleh
wanita. Nah, apa yang menyebabkan
fenomena ini terjadi?
Berdasarkan data dari Census
Bureau, jumlah orang-orang usia
seabad di Amerika meningkat hingga
65,8 persen dalam tiga dekade. Pada
1980, manusia dengan usia seabad
tercatat sebanyak 32.000 jiwa.
Sementara itu, pada 2010, manusia-
manusia seabad ini sebanyak lebih
kurang 50.000 jiwa.
Sebuah penelitian di Inggris juga
mencatat peningkatan sebesar 33
persen. Peningkatan tersebut adalah
sebanyak 453.000 orang berusia di
atas 90 tahun dan 12.320 orang
berusia di atas 100 tahun.
Penemuan yang unik mereka
dapatkan dari segi gender. Pada
2010, 82 persen jumlah orang yang
berusia 100 tahun adalah wanita. Di
Inggris pun, dari 10 orang yang
berusia 100 tahun lebih, 9 orang di
antaranya adalah wanita dan 1 orang
pria. Demikian dilansir Medical
Daily, pada Senin (30/9/2013).
"Kita tahu, wanita lebih pandai
bersosialisasi daripada pria. Nah,
orang yang mudah bergaul cenderung
lebih mudah pula menghilangkan
stres. Sebab orang itu dapat
mengungkapkan pikiran dan
perasaannya pada orang lain dengan
mudah. Orang yang pandai bergaul
juga lebih mendapatkan perhatian
dari orang di sekitarnya. Misalnya
jika suatu waktu sakit, banyak yang
mau mengantarkannya ke dokter,"
papar Gary Small, profesor penuaan
dan direktur UCLA Longevity Center.
Mayoritas orang yang mencapai usia
100 tahun hidup bersama orang lain,
bukan hidup sendiri. Di Amerika di
tahun 2010, 85,7 persen jumlah orang
berusia seabad hidup di wilayah
urban, khususnya di panti jompo.
"Hidup di kota lebih dapat
memberikan stimulasi bagi mental.
Selain itu lebih banyak dokter juga.
Dan yang penting, lebih banyak
teman untuk bersosialisasi," tambah
Gary.
Jumlah orang berusia 100 lebih
ternyata paling banyak di Jepang,
yaitu 1.197 orang di setiap 100.000
warga. Peringkat kedua diduduki
Swedia, Italia, dan Perancis. Amerika
justru berada di peringkat 10.
Beragam penelitian telah dilakukan
untuk menyingkap alasan dari usia
yang panjang ini. The Longevity
Project adalah buku yang menuliskan
hasil penelitian tentang fenomena ini.
Salah satu penemuan yang menarik
adalah dalam 80 tahun ini, dari 1.500
partisipan penelitian, yang berhasil
hidup paling lama adalah dari
kalangan religius. Komunikasi dan
sosialisasi mereka selalu terpenuhi
melalui ritual-ritual agama, yang
membuat mereka tak pernah merasa
kesepian. Sementara itu, menurut
Leslie R. Martin, orang-orang dengan
perilaku dan pikiran negatif bernasib
sebaliknya.
Sebuah penelitian di University of
Pittsburgh menghubungkan hobi
berjalan kaki dengan umur panjang.
Hasil studi tersebut menunjukkan
orang yang mampu berjalan lebih
lama dan lebih cepat adalah orang
yang sehat dan akan berumur
panjang.

Sumber :

m.detik.com/health/read/2013/09/30/192824/2373704/763/dibanding-pria-mengapa-lebih-banyak-wanita-bisa-hidup-hingga-seabad

0 komentar:


Blogspot Template by Isnaini Dot Com. Powered by Blogger and Supported by Lincah.Com - Vauxhall Cars